Tugas Komunikasi Politik
Hadi Prayitno
Npm : 2013 1041 5092
Dosen : Diah Ayu Pertmatasari, ST, SIP, MIR.
UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA
KAMPUS BEKASI
Pengertian Komunikasi Politik
Secara sederhana, komunikasi politik (political
communication) adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan
aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan
kebijakan pemerintah. Dengan pengertian ini, sebagai sebuah ilmu terapan,
komunikasi politik bukanlah hal yang baru. Komunikasi politik juga bisa
dipahami sebagai komunikasi antara ”yang memerintah” dan ”yang diperintah”. Mengkomunikasikan politik tanpa aksi politik yang kongkret sebenarnya telah
dilakukan oleh siapa saja: mahasiswa, dosen, tukang ojek, penjaga warung, dan
seterusnya. Tak heran jika ada yang menjuluki Komunikasi Politik sebagai neologisme,
yakni ilmu yang sebenarnya tak lebih dari istilah belaka. Dalam praktiknya, komuniaksi politik sangat kental dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, dalam aktivitas sehari-hari, tidak satu pun manusia tidak berkomunikasi,
dan kadang-kadang sudah terjebak dalam analisis dan kajian komunikasi politik.
Berbagai penilaian dan analisis orang awam berkomentar sosal kenaikan BBM, ini
merupakan contoh kekentalan komunikasi politik. Sebab, sikap pemerintah untuk
menaikkan BBM sudah melalui proses komunikasi politik dengan mendapat
persetujuan DPR
- Gabriel Almond (1960): komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang selalu ada dalam setiap sistem politik. “All of the functions performed in the political system, political socialization and recruitment, interest articulation, interest aggregation, rule making, rule application, and rule adjudication,are performed by means of communicati.
- Komunikasi politik merupakan salah satu fungsi partai politik, yakni menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa –“penggabungan kepentingan” (interest aggregation” dan “perumusan kepentingan” (interest articulation) untuk diperjuangkan menjadi public policy. (Miriam Budiardjo).
- Jack Plano dkk. Kamus Analisa Politik: penyebaran aksi, makna, atau pesan yang bersangkutan dengan fungsi suatu sistem politik, melibatkan unsur-unsur komunikasi seperti komunikator, pesan, dan lainnya. Kebanyakan komunikasi politik merupakan lapangan wewenang lembaga-lembaga khusus, seperti media massa, badan informasi pemerintah, atau parpol. Namun demikian, komunikasi politik dapat ditemukan dalam setiap lingkungan sosial, mulai dari lingkup dua orang hingga ruang kantor parlemen.
- Mueller (1973:73) mengetengahkan bahwa Komunikasi Politik didefinisikan sebagai hasil yang bersifat politik apabila menekankan pada hasil. Sedangkan definisi Komunikasi Politik jika menekankan pada fungsi komunikasi politik dalam sistem politik, adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu sistem politik dan antara sistem tersebut dengan lingkungannya.
- Mochtar Pabotinggi (1993): dalam praktek proses komunikasi politik sering mengalami empat distorsi, yaitu :
- Distorsi bahasa sebagai “topeng”; ada euphemism (penghalusan kata); bahasa yang menampilkan sesuatu lain dari yang dimaksudkan atau berbeda dengan situasi sebenarnya, bisa disebut seperti diungkakan Ben Anderson (1966), “bahasa topeng”.
- Distorsi bahasa sebagai “proyek lupa”; lupa sebagai sesuatu yang dimanipulasikan; lupa dapat diciptakan dan direncanakan bukan hanya atas satu orang, melainkan atas puluhan bahkan ratusan juta orang.”
- Distorsi bahasa sebagai “representasi”; terjadi bila kita melukiskan sesuatu tidak sebagaimana mestinya. Contoh: gambaran buruk kaum Muslimin dan orang Arab oleh media Barat.
- Distorsi bahasa sebagai “ideologi”. Ada dua perspektif yang cenderung menyebarkan distoris ideologi. Pertama, perspektif yang mengidentikkan kegiatan politik sebagai hak istimewa sekelompok orang memonopoli politik kelompok tertentu. Kedua, perspektif yang semata-mata menekankan tujuan tertinggi suatu sistem politik. Mereka yang menganut perspektif ini hanya menitikberatkan pada tujuan tertinggi sebuah sistem politik tanpa mempersoalkan apa yang sesungguhnya dikehendaki rakyat.
- Jadi kesimpulan saya komunikasi politik adalah : Suatu usaha dalam penyampaian pesan dari individu atau kelompok kepada individu atau kelompok, untuk tujuan tertentu demi kepentingan individu, kelompok, dan tidak menutup kemungkinan untuk kepentingan umum.
Contoh Kasus Komunikasi Politik
Pada Kamis 4 Januari 2013 tempo hari, rakyat Indonesia
dihebohkan dengan pemberitaan mengenai, kunjungan Presiden Susilo Bambang
Yudoyono atau lebih akrab dipanggil SBY ke Desa Tanjung
Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Ada yang
special atau berbeda pada kunjungan kerja SBY pada kali ini. Yaitu kunjungan
tersebut dilakukan tanpa memberi tahu terlebih dulu para pejabat setempat
seperti yang biasa dilakukan pada kunjungan-kunjungan kerja lainnya .Ia tak menggunakan mobil RI 1 seperti
biasa, tapi mobil berpelat nomor B 1909 RFS.
Rangkaian kendaraan yang ikut pun tak banyak.
Alhasil, banyak warga
yang kaget dan bahkan tak tahu kalau pria nomor satu di Indonesia itu sedang
melintas di jalanan. Sepanjang perjalanan menuju desa Tanjung Pasir, Presiden SBY
disuguhi pemandangan jalanan sempit, macet, warga yang sedang mencuci, mandi di
kali yang kotor, hingga persoalan sampah.
Dari desa Tanjung Pasir Presiden
sempat juga mengunjungi lokasi kampung nelayan teluk naga. Tak jauh berbeda
dengan desa Tanjung Pasir,. warga disana juga mengeluhkan sanitasi yang kurang
baik, hingga masalah pendidikan.
Bahkan, Bupati Tangerang Ismet
Iskandar sempat datang terlambat ke lokasi karena tidak tidak tahu soal
kunjungan SBY. Tersebut.
Menurut Staf
Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga, Presiden bakal
lebih agresif melakukan kunjungan kerja menemui rakyat di sejumlah daerah di
sisa masa jabatannya hingga 2014. "Presiden SBY akan memakai waktu
terbaiknya dalam dua tahun ke depan untuk 'turba' alias turun ke bawah," (
Kompas.com. 04/01/13)
Seakan tidak
mau kalau dengan metode komunikasi Gubernur Jakarta Joko Widodo yang sejauh ini
sangat efektif untuk mendapatkan simpatik. Turba adalah sebutan lain dari blusukan
yang mulai dipopulerkan oleh suami Iriana tsb.
Sedikit kita
membahas tentang arti makna blusukan.
Kata blusukan sendiri adalah bukan
bahasa Indonesia, karena ketika saya cari pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
keluaran Departemen Pendidikan Nasional, saya tidak menemukan arti kata
tersebut. Pada kamus Online kamus.ugm.c.id/jowo.php arti kata blusuk juga bisa tidak
ditemukan. Akan tetapi pada bahasa Jawa ditemukan kata “Blesek” yang artinya membenamkan
ke dalam tumpukan. Mungkin bisa kita terjemahkan arti kata blusuk sendiri adalah
suatu tindakan datang dan masuk kedalam kesuatu tempat.
Seperti
yang kita tahu Jokowi sudah melakukan aktivitas Blusukan semenjak kurang lebih 8 tahun yang lalu, semenjak beliau
dilantik menjadi Walikota Solo periode pertama kalinya tahun 2005 – 2010. Hasil
pertama dari blusukan ini adalah ia mampu merelokasi pedagang barang
bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak. Sehingga taman yang tadinya
kumuh dengan pedagang, bisa kembali kefungsi awal sebagai fungsi lahan hijau. Hal itu kembali dilakukan secara konsisten oleh
beliau saat hijrah di Solo ke Jakarta untuk memimpin kota Ibukota tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar