Selasa, 22 September 2015

Pengertian Komunikasi Politik dan Contoh Kasus Politik

Tugas Komunikasi Politik
Hadi Prayitno
Npm : 2013 1041 5092


 

 Dosen : Diah Ayu Pertmatasari, ST, SIP, MIR.
UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA
       KAMPUS BEKASI 

Pengertian Komunikasi Politik

      Secara sederhana, komunikasi politik (political communication) adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah. Dengan pengertian ini, sebagai sebuah ilmu terapan, komunikasi politik bukanlah hal yang baru. Komunikasi politik juga bisa dipahami sebagai komunikasi antara ”yang memerintah” dan ”yang diperintah”. Mengkomunikasikan politik tanpa aksi politik yang kongkret sebenarnya telah dilakukan oleh siapa saja: mahasiswa, dosen, tukang ojek, penjaga warung, dan seterusnya. Tak heran jika ada yang menjuluki Komunikasi Politik sebagai neologisme, yakni ilmu yang sebenarnya tak lebih dari istilah belaka. Dalam praktiknya, komuniaksi politik sangat kental dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, dalam aktivitas sehari-hari, tidak satu pun manusia tidak berkomunikasi, dan kadang-kadang sudah terjebak dalam analisis dan kajian komunikasi politik. Berbagai penilaian dan analisis orang awam berkomentar sosal kenaikan BBM, ini merupakan contoh kekentalan komunikasi politik. Sebab, sikap pemerintah untuk menaikkan BBM sudah melalui proses komunikasi politik dengan mendapat persetujuan DPR
  •   Gabriel Almond (1960): komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang selalu ada dalam setiap sistem politik. “All of the functions performed in the political system, political socialization and recruitment, interest articulation, interest aggregation, rule making, rule application, and rule adjudication,are performed by means of communicati.
     ( Komunikasi politik merupakan proses penyampaian pesan-pesan yang terjadi pada saat keenam fungsi lainnya itu dijalankan. Hal ini berarti bahwa fungsi komunikasi politik terdapat secara inherent di dalam setiap fungsi sistem politik).
  • Komunikasi politik merupakan salah satu fungsi partai politik, yakni menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa –“penggabungan kepentingan” (interest aggregation” dan “perumusan kepentingan” (interest articulation) untuk diperjuangkan menjadi public policy. (Miriam Budiardjo).
  •   Jack Plano dkk. Kamus Analisa Politik: penyebaran aksi, makna, atau pesan yang bersangkutan dengan fungsi suatu sistem politik, melibatkan unsur-unsur komunikasi seperti komunikator, pesan, dan lainnya. Kebanyakan komunikasi politik merupakan lapangan wewenang lembaga-lembaga khusus, seperti media massa, badan informasi pemerintah, atau parpol. Namun demikian, komunikasi politik dapat ditemukan dalam setiap lingkungan sosial, mulai dari lingkup dua orang hingga ruang kantor parlemen. 
  •  Mueller (1973:73) mengetengahkan bahwa Komunikasi Politik didefinisikan sebagai hasil yang bersifat politik apabila menekankan pada hasil. Sedangkan definisi Komunikasi Politik jika menekankan pada fungsi komunikasi politik dalam sistem politik, adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu sistem politik dan antara sistem tersebut dengan lingkungannya.
  • Mochtar Pabotinggi (1993): dalam praktek proses komunikasi politik sering mengalami empat distorsi, yaitu :
  1.   Distorsi bahasa sebagai “topeng”; ada euphemism (penghalusan kata); bahasa yang menampilkan sesuatu lain dari yang dimaksudkan atau berbeda dengan situasi sebenarnya, bisa disebut seperti diungkakan Ben Anderson (1966), “bahasa topeng”.
  2. Distorsi bahasa sebagai “proyek lupa”; lupa sebagai sesuatu yang dimanipulasikan; lupa dapat diciptakan dan direncanakan bukan hanya atas satu orang, melainkan atas puluhan bahkan ratusan juta orang.” 
  3. Distorsi bahasa sebagai “representasi”; terjadi bila kita melukiskan sesuatu tidak sebagaimana mestinya. Contoh: gambaran buruk kaum Muslimin dan orang Arab oleh media Barat.  
  4. Distorsi bahasa sebagai “ideologi”. Ada dua perspektif yang cenderung menyebarkan distoris ideologi. Pertama, perspektif yang mengidentikkan kegiatan politik sebagai hak istimewa sekelompok orang memonopoli politik kelompok tertentu. Kedua, perspektif yang semata-mata menekankan tujuan tertinggi suatu sistem politik. Mereka yang menganut perspektif ini hanya menitikberatkan pada tujuan tertinggi sebuah sistem politik tanpa mempersoalkan apa yang sesungguhnya dikehendaki rakyat. 
  • Jadi kesimpulan saya komunikasi politik adalah : Suatu usaha dalam penyampaian pesan dari individu atau kelompok kepada individu atau kelompok, untuk tujuan tertentu demi kepentingan individu, kelompok, dan tidak menutup kemungkinan untuk kepentingan umum.

Contoh Kasus Komunikasi Politik

Pada Kamis 4 Januari 2013 tempo hari, rakyat Indonesia dihebohkan dengan pemberitaan mengenai, kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudoyono atau lebih akrab dipanggil SBY ke Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Ada yang special atau berbeda pada kunjungan kerja SBY pada kali ini. Yaitu kunjungan tersebut dilakukan tanpa memberi tahu terlebih dulu para pejabat setempat seperti yang biasa dilakukan pada kunjungan-kunjungan kerja lainnya .Ia tak menggunakan mobil RI 1 seperti biasa, tapi mobil berpelat nomor B 1909 RFS.
Rangkaian kendaraan yang ikut pun tak banyak. Alhasil, banyak warga yang kaget dan bahkan tak tahu kalau pria nomor satu di Indonesia itu sedang melintas di jalanan. Sepanjang perjalanan menuju desa Tanjung Pasir, Presiden SBY disuguhi pemandangan jalanan sempit, macet, warga yang sedang mencuci, mandi di kali yang kotor, hingga persoalan sampah.
Dari desa Tanjung Pasir Presiden sempat juga mengunjungi lokasi kampung nelayan teluk naga. Tak jauh berbeda dengan desa Tanjung Pasir,. warga disana juga mengeluhkan sanitasi yang kurang baik, hingga masalah pendidikan.
Bahkan, Bupati Tangerang Ismet Iskandar sempat datang terlambat ke lokasi karena tidak tidak tahu soal kunjungan SBY. Tersebut.
Menurut Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga, Presiden bakal lebih agresif melakukan kunjungan kerja menemui rakyat di sejumlah daerah di sisa masa jabatannya hingga 2014. "Presiden SBY akan memakai waktu terbaiknya dalam dua tahun ke depan untuk 'turba' alias turun ke bawah," ( Kompas.com. 04/01/13)
Seakan tidak mau kalau dengan metode komunikasi Gubernur Jakarta Joko Widodo yang sejauh ini sangat efektif untuk mendapatkan simpatik. Turba adalah sebutan lain dari blusukan yang mulai dipopulerkan oleh suami Iriana tsb.
Sedikit kita membahas tentang arti makna blusukan. Kata blusukan sendiri adalah bukan bahasa Indonesia, karena ketika saya cari pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) keluaran Departemen Pendidikan Nasional, saya tidak menemukan arti kata tersebut. Pada kamus Online kamus.ugm.c.id/jowo.php arti kata blusuk juga bisa tidak ditemukan. Akan tetapi pada bahasa Jawa ditemukan kata “Blesek” yang artinya membenamkan ke dalam tumpukan. Mungkin bisa kita terjemahkan arti kata blusuk sendiri adalah suatu tindakan datang dan masuk kedalam kesuatu tempat.
            Seperti yang kita tahu Jokowi sudah melakukan aktivitas Blusukan semenjak kurang lebih 8 tahun yang lalu, semenjak beliau dilantik menjadi Walikota Solo periode pertama kalinya tahun 2005 – 2010. Hasil pertama dari blusukan ini adalah ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak. Sehingga taman yang tadinya kumuh dengan pedagang, bisa kembali kefungsi awal sebagai fungsi lahan hijau. Hal itu kembali dilakukan secara konsisten oleh beliau saat hijrah di Solo ke Jakarta untuk memimpin kota Ibukota tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar